Dunia digital tentunya memiliki berbagai kelebihan dan manfaat. Namun, ada beberapa risiko yang membuat kita harus lebih waspada terutama menyangkut siapa yang dapat Anda percaya. Di Luno, memastikan keamanan data serta dana pelanggan kami merupakan hal yang paling penting. Keamanan ada pada setiap bagian layanan kami - mulai dari aplikasi kami dirancang hingga komunikasi yang kami sampaikan kepada pelanggan kami.

Transaksi mata uang digital bersifat irreversible (tidak bisa dibatalkan atau dikembalikan), itulah sebabnya transaksi cryptocurrency menjadi target penipuan dan phising.


Tip:

Jika Anda menerima bentuk komunikasi (misalnya email, pesan di media sosial, dsb) apapun yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami dengan kirimkan tangkapan layar (screenshot) pesan tersebut ke phishing@luno.com.


Telegram

Telegram merupakan platform yang populer dan berpengaruh dalam dunia crypto. Telegram memberikan ruang bagi para penggiat crypto dan perusahaan di industri ini untuk membicarakan berita, membagikan tren dan rincian acara dengan anggota komunitas lainnya. Namun karena itulah, Telegram juga menjadi alat yang efektif bagi para pelaku penipuan untuk menyamar sebagai seorang individu atau suatu organisasi untuk memperoleh akses ke akun atau dana seseorang.

Pastikan Anda berinteraksi dengan Luno yang asli di Telegram

Penting untuk dicatat bahwa jika Anda merupakan anggota dari kanal Telegram Luno Afrika Selatan, ada beberapa oknum dalam kanal tersebut yang berusaha melakukan penipuan kepada anggota-anggota yang polos. Tidak akan pernah ada anggota tim Luno yang menghubungi Anda melalui platform Telegram Luno Afrika Selatan. Kami juga menyadari adanya tren baru dimana pelaku penipuan menghubungi pelanggan Luno melalui platform lain (seperti Facebook), dan meminta mereka melanjutkan komunikasi melalui Telegram.

Jika Anda menerima pesan dari seseorang yang mengaku bekerja dengan atau di Luno, kami sangat menyarankan agar Anda menghentikan segala bentuk komunikasi dengan mereka, dan segera laporkan kejadian tersebut dengan mengirimkan screenshot ke phishing@luno.com.


Catatan:

Kami belum memiliki tanda centang biru dari Telegram, namun kami sedang mengurus proses untuk mendapatkannya guna memberikan kemudahan bagi Anda dalam mengenali akun Telegram Luno yang resmi.


Platform media sosial resmi


Menghindari penipuan di Facebook

Oknum penipuan di Facebook memiliki biasanya beroperasi menggunakan beberapa cara. Detailnya bisa beragam, tetapi berikut ini beberapa hal yang perlu Anda waspadai dan hindari:

  • Pelaku penipuan potensial akan berupaya menjawab / membalas komentar pada profil Facebook Luno - umumnya, mereka kemudian akan mencoba mengajak Anda untuk melanjutkannya ke platform lain seperti Telegram atau WhatsApp

  • Mereka biasanya menjanjikan keuntungan atau imbalan yang tinggi jika Anda menitipkan uang kepada mereka dengan kedok investasi - kami sangat menyarankan agar Anda tidak menitipkan atau mengirimkan uang Anda kepada siapapun karena biasanya oknum yang mengaku dirinya sebagai “trader” ini adalah pelaku penipuan.

  • Pada dasarnya, sebaiknya hindari interaksi dengan orang yang tidak Anda kenal di media sosial, termasuk Facebook, karena Anda tidak bisa memastikan apakah mereka penipu atau bukan (verifikasi identitas mereka yang sebenarnya) melalui platform-platform ini.


Menghindari penipuan di Instagram

  • Pelaku penipuan juga biasanya mencoba mengirimkan pesan langsung (DM) kepada Anda di Instagram dan akan memulai percakapan tentang exchange atau bursa atau cara untuk “menghasilkan uang”.

  • Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya hindari interaksi apapun dengan orang yang tidak Anda kenal di media sosial.

  • Perlu Anda ingat Luno tidak akan pernah mencoba menghubungi Anda melalui Instagram.


Mengidentifikasi email phising

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengetahui keabsahan suatu email:

  1. Identifikasi pengirimnya

    • Selalu periksa kolom alamat “from” di email Anda

    • Tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah Anda memang seharusnya mendapatkan email dari pengirim tersebut

  2. Periksa tautan atau link

    • Arahkan kursor pada tautan untuk melihat alamat website yang sebenarnya sebelum Anda mengklik tautan tersebut

    • Gambar atau tombol juga bisa memuat tautan yang berpotensi mengarahkan Anda ke website berbahaya

  3. Jangan percaya pada lampiran (attachment)

    • Jika email tersebut kelihatan mencurigakan, jangan buka lampiran apapun

    • Lampiran yang memuat software berbahaya dapat disamarkan menjadi sebuah dokumen, PDF and file dengan format zip

  4. Hanya alamat-alamat email resmi berikut ini yang digunakan oleh Luno untuk berkomunikasi dengan pelanggan kami:

    • noreply@mailer.luno.com

    • no-reply@luno.com

    • support@luno.com


Mohon diingat

  • Kami tidak memberikan saran keuangan atau trading. Siapapun yang melakukan hal ini dan mengaku dari Luno (atau bekerja sama dengan Luno) kemungkinan besar sedang mencoba menipu Anda.

  • Kami tidak akan pernah meminta password, kode 2FA atau PIN satu kali Anda. Jangn pernah bagikan kode-kode tersebut - bahkan jika mereka mengaku bekerja di Luno.

  • Kami tidak akan pernah meminta Anda melakukan suatu tindakan terhadap akun Luno Anda melalui SMS, kecuali untuk mengonfirmasi akun Anda pada awal pendaftaran dengan sebuah OTP - jangan klik tautan pada pesan-pesan semacam ini.

  • Anda tidak bisa menelepon bantuan pelanggan (atau menghubungi kami melalui WhatsApp atau Telegram), jadi jika seseorang memberikan sebuah nomor kepada Anda untuk menelepon atau berkirim pesan, itu bukan berasal dari Luno.

  • Pelaku penipuan biasanya menekan calon korban mereka untuk mengambil tindakan atau membagikan informasi kepada mereka - kami tidak pernah melakukan hal ini. Jika Anda merasa ada sesuatu yang mencurigakan, harap hentikan segala bentuk komunikasi dan beritahu kami mengenai masalah Anda.

  • Kami membebankan biaya penarikan yang sangat rendah, tidak ada biaya tambahan yang dikenakan untuk mengambil uang Anda dari Luno.

  • Luno tidak dapat mengembalikan transaksi cryptocurrency karena sifat mereka yang memang “irreversible” (tidak bisa dibatalkan atau dikembalikan), berbeda dengan transaksi konvensional seperti bank.


Tip:

Ingat: Jika kedengarannya tidak masuk akal, maka sebaiknya Anda waspada.